Blog Archives

Aku Tidak Bersyukur!

Suatu hari, entah hari apa dan kapan, aku pergi ke Madiun demi mengambil printer baruku dari sebuah toko komputer dan hal hal yang mnyangkut dengannya dengan mengendarai mobil. Aku benci naik mobil. Mobil ayahku tidak memiliki AC. Kutebak, aku akan mengeluarkan keringat satu liter lebih.

Mengambil printer ini tidak memakan waktu lama didalam mobil pengap ini, hanya berangkat, pergi ke tokonya, bayar printernya, ambil lalu bawa pulang. Tapi masih ada sebersit hal yang aku sesali Read the rest of this entry

Advertisements

Gimana Sih Pendidikan Militer Itu? (Part 2)

Salah satu mengangkat tangan dan menjelaskan: maaf kak, tapi seberapapun kita memaksa kawan kami untuk menghadiri ekstra ini, kalau hati mereka sudah berkata tidak mau, bagaimanapun, mereka juga tidak akan mau.

Tapi itu ekstra wajib dek! Masak ditinggalkan?

Entah bagaimanapun kalian harus mampu mengajak teman teman kalian. kata ‘entah bagaimanapun’ membuatku bertanya: masak menghalalkan segala cara kerena jumlah sedikit?

Dan itulah perdebatan antara adek dan kakak pramuka kita. Setiap pertemuan pramuka bisa dipastikan akan ada auman keras dan nada nada mengalun lirih dari seekor semut.

Kegiatan berlangsung dingin dan normal, tapi itu berubah seketika…

Dek saya mau tanya. Disini siapa yang bilang ke kantor kepala sekolah bahwa kakak bantara ini semena mena ?! Ngaku!

(kami diam, karena kami memang tidak tau?

Dek? Jawab! Ngaku! Read the rest of this entry

Gimana Sih Pendidikan Militer Itu? (Part 1)

Ini mungkin masih ada sangkut pautnya dengan “Bermain Pancasila“, post tentang pramuka sebelumnya. Dan mungkin juga cerita tentang pramuka ini akan berlanjut lama karena pramuka adalah hal paling galak disekolah…

Banyak dari teman temaku, ketika hari sabtu atau hari pengganti  lainnya jika pramuka diadakan pada hari selain sabtu, malas menjadi tamu bagi kakak kakak bantara.

Misal saja siang tadi…

Sekolahku berakhir pukul 9.45 pagi, dan itu adalah kabar yang sangat menggembirakan setelah sekian lama saya musti  jam 5 sore baru sampai di rumah. Namun, sedikit petir menyambar hawa perasaanku dan teman temanku: ekstrakulikuler pramuka tetap masuk!

Sekonyong konyong mereka berusaha mencapai mufakat. berkerumun satu sama lain, bergerombol untuk berdiskusi… Read the rest of this entry