Blog Archives

Alat Penghapus File Ingatan

  Ehm, buat cerpen? Bagiku, bagai daun memeluk gunugn… Nonsense bro! Tapi ya sudahlah, ini juga cerpen dari adik cewek semata wayang…bukan mine. Silahkan dibaca

Akhir-akhir ini di kelasku sibuk membicarakan penemuan baru berupa alat penguat ingatan yang akan disebarluskan untuk sekolah-sekolah. Tujuan awalnya memang untuk membantu proses belajar siswa agar cepat menghafal, namun pada prakteknya, setelah melihat launching alat tersebut oleh pemerintah pusat disiarkan oleh televisi, kita berencana untuk melakukan hal yang berbeda. Read the rest of this entry

Gimana Sih Pendidikan Militer Itu? (Part 2)

Salah satu mengangkat tangan dan menjelaskan: maaf kak, tapi seberapapun kita memaksa kawan kami untuk menghadiri ekstra ini, kalau hati mereka sudah berkata tidak mau, bagaimanapun, mereka juga tidak akan mau.

Tapi itu ekstra wajib dek! Masak ditinggalkan?

Entah bagaimanapun kalian harus mampu mengajak teman teman kalian. kata ‘entah bagaimanapun’ membuatku bertanya: masak menghalalkan segala cara kerena jumlah sedikit?

Dan itulah perdebatan antara adek dan kakak pramuka kita. Setiap pertemuan pramuka bisa dipastikan akan ada auman keras dan nada nada mengalun lirih dari seekor semut.

Kegiatan berlangsung dingin dan normal, tapi itu berubah seketika…

Dek saya mau tanya. Disini siapa yang bilang ke kantor kepala sekolah bahwa kakak bantara ini semena mena ?! Ngaku!

(kami diam, karena kami memang tidak tau?

Dek? Jawab! Ngaku! Read the rest of this entry

Gimana Sih Pendidikan Militer Itu? (Part 1)

Ini mungkin masih ada sangkut pautnya dengan “Bermain Pancasila“, post tentang pramuka sebelumnya. Dan mungkin juga cerita tentang pramuka ini akan berlanjut lama karena pramuka adalah hal paling galak disekolah…

Banyak dari teman temaku, ketika hari sabtu atau hari pengganti  lainnya jika pramuka diadakan pada hari selain sabtu, malas menjadi tamu bagi kakak kakak bantara.

Misal saja siang tadi…

Sekolahku berakhir pukul 9.45 pagi, dan itu adalah kabar yang sangat menggembirakan setelah sekian lama saya musti  jam 5 sore baru sampai di rumah. Namun, sedikit petir menyambar hawa perasaanku dan teman temanku: ekstrakulikuler pramuka tetap masuk!

Sekonyong konyong mereka berusaha mencapai mufakat. berkerumun satu sama lain, bergerombol untuk berdiskusi… Read the rest of this entry